Arsip Kategori: Kubah

kubah masjid kubah enamel

7 Kubah Masjid Di Dunia Yang Terbuat Dari Emas

Mengagumi-Keindahan-Masjid-Kubah-Emas-Meruyung

7 Kubah Masjid Di Dunia Yang Terbuat Dari Emas
Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah Muslim terbesar di dunia. Memang hampir seluruh warganya memeluk Agama Islam. Hal ini menyebabkan menjamurnya masjid-masjid yang dibangun di desa maupun di kota. Jika membicarakan masalah masjid, maka tidak akan luput dari kata kubah masjid.

Kubah masjid adalah salah satu unsur arsitektur masjid yang selalu digunakan. Ia berbentuk seperti setengah bola atau setengah kerucut, yang permukaannya melengkung keluar. Ada beberapa kubah masjid di dunia yang dibuat dengan sangat megah, yaitu terbuat dari emas. Nah, berikut adalah informasi tentang 7 masjid di dunia yang kubahnya terbuat dari emas.

Masjid Dian Al Mahri di Indonesia
Masjid Dian Al Mahri memiliki 5 kubah yang sangat megah dan indah, yaitu 1 kubah utama dan 4 kubah pendamping. Kubah utama masjid ini sangat mirip dengan kubah masjid Tajmahal di India. Dan yang unik dari masjid ini adalah, kubahnya yang dilapisi dengan emas setebal kira-kira 2 atau 3 milimeter.

2. Masjid Jami’ Asr Brunai Darussalam

Masjid ini didirikan pada tahun 1980 untuk memeringati 25 tahun Sultan Hasanul Bolkiah berkuasa. Masjid ini memiliki 29 kubah berlapis emas murni 24 karat.

3. Masjid Al Askari Irak

Masjid yang berdiri di kota Samarra Irak ini, didirikan pada tahun 944 Masehi. Masjid ini memiliki kubah yang terbuat dari emas. Sayangnya invasi Amerika ke negara Irak pada tahun 2006, menghancurkan masjid ini, sehingga keindahan kubah masjid ini sudah tidak dapat dinikmati lagi.

4. Masjid Suneri, Lahore Pakistan

Masjid ini didirikan oleh Nawab Syekh Bikhari Khan, yaitu anak dari wakil gubernur Lahore pada tahun 1753 M. Kubah masjid ini terbuat dari emas dan memiliki 1 kubah utama dan 2 kubah yang terletak pada kiri dan kanan kubah utama.

5. Masjid Sultan Singapura

Masjid Sultan Singapura adalah masjid terbesar kedua di Singapura, dari sekitar 80 masjid di Singapura.

Masjid ini terlihat begitu megah dan indah dengan lapisan emas pada kubahnya. Tapi walau demikian, pihak pemerintah singapura melarang masjid ini untuk mengumandangkan adzan, dengan alasan mengganggu kenyamanan orang lain. Jadi masyarakat muslim singapura hanya menggunakan speaker dalam untuk mengumandangkan adzan, sehingga suaranya tidak terdengar sampai luar masjid.

6. Masjid Sultan Omar Ali Syaifuddin

Brunai memiliki dua masjid yang berkubahkan emas. Masjid Sultan Omar Ali Syaifuddin adalah yang pertama kali didirikan. Kubah masjid ini terbuat dari emas 24 karat, sehingga membuat masjid ini tampak mewah. Bahkan masjid ini diperhitungkan sebagai salah satu bangunan terindah di dunia.

7. Masjid Qubbah As Sakhrah

Masjid Qubbah As Sakhrah adalah masjid yang dibangun pada sekitar 690 M oleh Abdul Malik Bin Marwan. Yaitu merupakan salah satu raja dalam bani umayah. Masjid ini memiliki 1 kubah utama yang terbuat dari emas.

Keunikan Arsitektur Masjid Kubah Emas Dian Al Mahri

Keunikan-arsitektur-masjid-kubah-emas-Dian-Al-Mahri

Keunikan Arsitektur Masjid Kubah Emas Dian Al Mahri
Masjid merupakan tempat peribadahan orang islam. Selain digunakan sebagai tempat ibadah, masjid di zaman Rosulullah SAW juga digunakan sebagai tempat berkumpul dengan sahabat-sahabatnya. Jika membahas tantang masjid, tentunya tidak bisa dilepaskan dengan keunikan arsitekturnya. Yaitu hiasan atas masjid yang berbentuk khas, yang dinamakan kubah masjid. Kubah masjid memiliki bentuk yang unik dan bermacam-macam.

Kubah masjid dibuat dengan bermacam-macam bahan, misalnya dengan menggunakan semen, stainless atau bahkan emas dan perak. di negara -negara islam, banyak sekali masjid-masjid yang menggunakan kubah berbahan emas. Salah satunya adalah negara kita, yaitu Indonesia. Salah satu masjid di Indonesia yang memiliki kubah masjid berbahan emas adalah Masjid Dian Al Mahri.

Masjid Dian Al Mahri adalah masjid pertama kali di Indonesia yang memiliki kubah berbahan emas. Masjid ini didirikan pada tahun 2001 dan selesai pada tahun 2006. Sedangkan dibuka untuk umum pada tanggal 31 Desember 2006. Masjid ini didirikan di atas tanah 60 x 120 meter atau kurang lebih sekitar 8000 meter. Selain digunakan untuk tempat ibadah, masjid ini juga sering dipakai sebagai tempat rekreasi karena memiliki halaman yang cukup luas. Bahkan tidak sedikit orang yang mengajak keluarga untuk rekreasi ke masjid ini, sekalian menikmati keindahan kubah masjid Dian Al Mahri.

Masjid ini terletak di kota Depok, masjid ini tampak indah dan unik karena kubah masjidnya yang berbahan emas. Hal ini menyebabkan masjid terlihat sangat indah dan mewah. Selain keunikan kubahnya yang berbahan emas, masih ada lagi keunikan-keunikan dari kubah masjid Dian Al Mahri ini. Berikut adalah beberapa keunikan kubah masjid Dian Al Mahri.

Keunikan kubah masjid Dian Al Mahri yang pertama adalah memiliki 1 kubah utama 4 kubah pendamping yang terbuat dari emas. Bisa dibayangkan, bagaimana jika anda melihat sebuah emas berukuran besar yang megah terpampang di atas masjid. Maka yang ada di benak kita hanyalah kagum akan keindahannya. Tebal emas kubah masjid Dian Al Mahri sekitar 2-3 milimeter.

Keunikan yang kedua adalah Kubah utama masjid Dian Al Mahri sangat mirip dengan kubah Taj Mahal di India. Tidak diketahui apakah hal ini merupakan unsur kesengajaan dari pihak arsitek masjid atau memang hanya kebetulan saja.

Keunikan yang ketiga adalah Kubah utama masjid Dian Al Mahri memiliki ukuran yang sangat besar, yaitu dengan diameter lingkaran bawah 16 meter, dan diameter tengah kubah yaitu 20 meter dan tinggi kubah 8 meter. Sehingga membuat kubah masjid Dian Al Mahri tampak sangat wibawa. Bagi anda yang penasaran dengan masjid Dian Al Mahri, bisa datang ke kota Depok untuk menikmati keindahan kubah emasnya secara langsung.

Keunikan Dua Kubah Masjid Agung Prancis

Keunikan-Dua-Kubah-Masjid-Agung-Prancis-800x600

Keunikan Dua Kubah Masjid Agung Prancis
Kubah masjid – Masjid adalah tempat orang Islam menunaikan ibadahnya. Masjid banyak kita jumpai di negara-negara Islam di dunia, Misalnya adalah Arab Saudi, Pakistan, Irak, Indonesia, Malaysia, Brunai Darussalam dan negara Islam lainnya. Di negara ini terdapat masjid yang sangat banyak, bahkan banyak di antaranya yang tergolong masjid yang megah.

Namun, tidak hanya di negara islam saja yang mempunyai masjid-masjid yang megah. Negara Prancis yang mayoritas penduduknya bukan orang Islam, juga memiliki masjid yang tergolong masjid yang sangat megah dan unik. Yaitu masjid Agung Prancis. Masjid ini dibangun pada tahun 1920 dan direnovasi pada tahun 1992. Dibuat dengan beton-beton yang bertulang, sehingga menjadikan masjid ini tampak kokoh.

Masjid ini adalah masjid yang sangat bersejarah bagi orang muslim di Prancis. Karena masjid Agung Prancis dulunya dijadikan tempat perlindungan penduduk ketika perang dunia ke II. Masjid ini mempunyai desain yang unik, berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya, khususnya pada kubahnya. Kubah masjid Agung Prancis berbeda dengan kubah masjid yang terdapat di negara lain pada umumnya. Kebanyakan kubah masjid memiliki 1 kubah utama dan memiliki beberapa kubah pendamping, dengan bentuk yang sama tapi ukurannya saja yang berbeda.

Tapi berbeda halnya dengan kubah masjid Agung Prancis, kubah masjid ini cukup unik. Apa yang unik dari kubah masjid Agung Prancis ini? Berikut ulasannya.

Memiliki bentuk yang berbeda
Pada umumnya kubah masjid adalah berbentuk bulat setengah bola atau sedikit kerucut. Sama halnya dengan kubah masjid agung prancis ini. Yang membedakan adalah kubah masjid Agung Prancis memiliki dua kubah yang berbeda. Yaitu kubah pertama yang berbentuk bulat yang terletak pada bagian atas samping masjid. Dan kubah kedua yang berbentuk kerucut, yang terletak pada bagian tengah tempat beribadah, kubah tersebut tampak indah dengan balutan warna hijau yang serasi dengan warna masjid. Jelas ini membedakan masjid Agung Prancis dengan masjid-masjid yang ada di negara lain.

Warna kubah Masjid Agung Prancis
Selain bentuk kubah yang berbeda, masjid Agung Prancis juga mempunyai keunikan lain pada kubahnya, yaitu warna yang berbeda antara kubah pertama dan kedua. Tidak ada alasan pasti tentang berbedanya warna pada kedua kubah masjid ini. Tetapi dengan perbedaan ini menjadikan masjid ini salah satu masjid yang memiliki keunikan pada warna kubahnya. Masjid ini dibangun dengan mengadopsi arsitektur khas muslim Spanyol pada abad pertengahan.

Masjid adalah bangunan bersejarah bagi umat Islam di dunia, salah satunya adalah masjid Agung Prancis yang memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh masjid-masjid pada umumnya. Jika anda sedang berlibur di Prancis, maka tidak ada salahnya anda mampir ke masjid Agung Prancis untuk menikmati keindahan masjid tersebut dari dekat.

Masjid Raya Al A’zhom Miliki Kubah Terbesar Di Dunia

Masjid-Raya-Al-Azhom-Miliki-Kubah-Terbesar-di-Dunia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Masjid Raya Al A’zhom Miliki Kubah Terbesar Di Dunia
Selain terkenal dengan jumlah muslim terbanyak di dunia, Indonesia memiliki jumlah masjid yang sangat banyak dibandingkan dengan masjid-masjid di negara-negara lainnya. Dan banyak diantaranya yang dibangun dengan sangat megah, seperti masjid Dian Al Mahri yang terkenal dengan kubah emasnya. Tidak hanya terkenal dengan masjid berkubah emasnya, Indonesia juga memiliki masjid dengan kubah masjid terbesar di dunia.

Masjid Apakah Yang Memiliki Kubah Masjid Terbesar Di Dunia ?

Masjid yang memiliki kubah masjid terbesar di dunia adalah Masjid Raya Al A’zhom, yaitu yang terdapat di kota Tangerang. Lebih tepatnya masjid ini bertempat di dalam komplek pemerintahan kota Tangerang, Banten. Masjid ini dibangun pada tahun 1997 dan selesai pada tahun 2003. Dan diresmikan pada tahun yang sama oleh menteri agama RI saat itu.

Tidak hanya dikenal dengan kubah masjid yang terbesar di dunia, masjid ini juga memiliki keunikan-keunikan lain pada kubahnya. Apa saja keunikannya? Dari pada penasaran, berikut adalah beberapa keunikan-keunikan yang dimiliki oleh masjid dengan kubah terbesar di Indonesia bahkan di dunia.

Keunikan-Keunikan Kubah Masjid Raya Al A’zhom

Ukuran Kubah Masjid Raya Al A’Zhom
Keunikan yang paling menonjol adalah ukuran kubah masjid yang tergolong sangat besar. Masjid Raya Al A’zhom memiliki diameter kubah mencapai 63 meter. Pantas jika masjid ini dinobatkan sebagai masjid yang memiliki kubah masjid terbesar di dunia.

Tidak menggunakan tiang penyangga pada kubahnya
Dengan ukuran yang sangat besar, maka kita akan berfikir kalau masjid tersebut akan menggunakan banyak tiang penyangga pada bagian kubahnya. Tapi malah sebaliknya, masjid tersebut sama sekali tidak memiliki penyangga satupun di bagian kubahnya. Yang unik adalah 4 kubah pendamping seperti ibarat manusia yang gotong royong untuk menyangga kubah utama, sehingga kubah utama kokoh berdiri. Kelima kubah seperti satu ikatan yang melambangkan orang islam yang suka berjamaah dan saling menolong antar sesama.

Kubah berjumlah lima buah
Apa yang unik dari jumlah kubah ? jumlah kubah masjid yang berjumlah lima, mempunyai makna yang mendalam bagi umat islam. Bahwasanya dengan melihat kubah yang berjumlah lima, maka diharapkan kita kan senantiasa mengingat Rukun Islam yang harus kita kerjakan, yaitu berjumlah lima.

Desain kubah
Kubah masjid terbesar di dunia ini, konon memiliki desain kubah yang berbeda dengan masjid-masjid lain di seluruh dunia. Apa yang membedakan ? yang membedakan adalah penempatan kubah yang saling bergandengan dan bersatu untuk menyangga kubah utama, sehingga kubah utama akan kokoh berdiri di antara kubah-kubah yang lain. Tidak ada tiang penyangga, karena tiang penyangga sudah terwakilkan dengan kubah-kubah pendamping yang berjumlah empat.

Hiasan kubah/ Ornamen kubah
Tidak hanya megah dan besar, kubah masjid terbesar di dunia ini juga memiliki hiasan kubah yang unik. Pada keempat sisi dalam kubah penyangga atau 4 kubah pendamping, terdapat tulisan-tulisan ayat suci Al-Qur’an dan Asmaul Khusna yang sangat indah.

Kenapa Memilih Kami ?

KENAPA MEMILIH KAMI?
SESUAI PESANAN
Anda ingin desain kubah masjid sesuai dengan pilihan atau budget anda? Kami siap membuat kubah masjid sesuai pesanan anda. Beritahukan kebutuhan anda kepada kami. Pesanan anda akan kami tangani secara profesional.

SANGAT TERAMPIL
Anda mencari Kontraktor Kubah Masjid yang profesional untuk menangani pesanan anda? Di sini tidak hanya tenaga trampil tapi tenaga sangat berpengalaman dalam bidang konstruksi pemasangan kubah masjid di seluruh Indonesia.

JAMINAN KUALITAS
Kualitas kuba masjid yang kami kerjakan adalah prioritas. Kami siap memproduksi kubah masjid enamel berkualitas dan kokoh dengan adanya dukungan dari tenaga kerja terampil dan profesional.
TEPAT WAKTU
Ingin kubah masjid segera dipasang? Kami bisa menyelesaikan pesanan anda dalam waktu singkat sesuai yang anda inginkan.

Jenis Kubah yang Kami Kerjakan
Kubah Masjid Enamel
kubah masjid enamel
Kubah Masjid GRC
kubah masjid grc
Kubah Masjid Galvalum
kubah masjid galvalum
Kubah Masjid Stainless
kubah masjid stainless
Krawangan Masjid GRC

Kontraktor Kubah Masjid

Assalamualaikum Wr. Wb
Sebelum menuju penjelasan kubah moderen kita jelaskan dahulu Sejarah kubah
kalian tentu berpikir apabila kubah di temukan oleh umat islam tapi sesungguhnya pemikiran itu yaitu salah karna sesungguhnya kubah di temukan oleh bangsa yang non muslim atau bisa di katakan
bangsa mesopotamia, kubah mulai dikenal atau mulai berkembang saat masa kristen kubah dulunya berupa persegi empat dengan dinding untuk pembatas di sekelilingnya serta kubah yang pertama kalinya di buat umat islam yakni kubah batu atau seringkali di sebut juga qubbah as-shakrah. Nah demikianlah semula ada kubah saat ini nih waktunya penjelasan tentang kubah masjid moderen atau saat ini.

Kubah Masjid
Kubah masjid yakni atap dari satu masjid serta kekhasan bangunan masjid di masa moderen ini kubah masjid umumnya berupa setengan bola serta mempunyai runcing di bagian tengah ada pula yang berupa seperti atap tempat tinggal / rumah yang seperti prisma namun kubah masjid yang berupa seperti atap tempat tinggal rumah jarang sekali untuk
di jumpai karna makin majunya perubahan tehnologi  atau karna tempat yang berbeda

Kubah masjid juga penanda untuk mengetahui dari jauh apabila ada masjid di sana, sisi kubah masjid juga menjukan kesan megah pada bangunan masjid itu
serta kubah masjid juga seringkali di pakai sebagai penanda arah kiblat. Kubah juga seringkali di simbolkan dengan kebesaran islam
di karenakan semua masjid sekarang ini telah memakai kubah meskipun berbeda bentuknya
meskipun tak ada kewajiban untuk masjid mempunyai kubah mungkin saja saja jika saat ini ada masjid tapi tidak mempunyai kubah mungkin saja saja juga akan tampak asing untuk kita. Kubah masjid moderen umumnya di bagian yang runcing mempunyai bentuk seperti bulan sabit serta bintang

Berikut type kubah mesjid moderen

Kubah masjid panel
Kubah masjid panel yakni kubah dengan system konstruksi baja system ini memakai susunan panel yang memiliki bahan plat baja ringan serta galvalum yang di desain bentuk persegi, sesudah tebentuk, sistem lalu yaitu pelapisan warna, pelapisan warna mempunyai langkah kusus diantaranya yakni

1. Enamel coating
enamel coating yaitu system pelapisan memakai porcelain enamel untuk melapisi panel galvalum, system ini memakai pemanas atau oven dengan
suhu tinggi, hingga hasilkan warna yang maksimal.
keunggulan enamel yakni bertahan pada cuaca serta karat sampai puluhan tahun

2. Powder coating
Powder coating yakni system pelapisan memakai serbuk warna, sesudah panel di lapisi dengan susunan basic proxy, sesudah cat di semprotkan ke panel lalu di input pada pemanas dengan suhu 200 hingga 500 derajad celcius kelebihan warna akan menempel dengan baik serta hasilkan warna yang awet dan tahan karat.

Kubah masjid stainless
kubah masjid stainless ini yakni kubah yang mempunyai bahan basic stainless steel kusus dengan ketebalan yang sama seperti keperluan, akhirnya lebih pendek dibanding dengan kubah masjid panel, tetapi di perlukan ketrampilan yang baik supaya akhirnya  memuaskan

Ciri ciri dari kubah ini yaitu penampilan yang menyilaukan atau mengkilap demikian awet
serta tahan karat. Keunggulan dari kubah ini yakni
1. antikarat
2. tahan pada cuaca
3. kubah yang gampang namun demikian kuat
4. tidak gampang bocor
.

Kontraktor Kubah Masjid
Kami Kontraktor Kubah Masjid berkonsentrasi dibidang produksi kubah masjid yang sudah berpengalaman dalam pembuatan kubah masjid. Beberapa bahan kubah masjid yang kami produksi seperti kubah masjid enamel dan juga kubah masjid galvalum, kami juga memberikan layanan konsultasi kepada anda mengenai pembuatan,pengiriman, jasa pemasangan. Kubah masjid yang kami produksi memiliki beragam warna,beragam ornamen dan desain kubah masjid sesuai keinginan anda. Kami memberikan harga kubah masjid termurah, terbaik, terjamin, amanah dan terpercaya. Kepercayaan dan Kepuasan anda adalah suatu hal yang penting bagi kami, oleh karena itu kami sangat memahami kebutuhan kubah masjid anda. Beberapa hal yang perlu anda ketahui sebelum anda menentukan kontraktor yang akan anda percaya dalam pembuatan kubah masjid anda :
1) Bahan yang Berkualitas
Anda harus mempertimbangkan dahulu bahan kubah masjid anda sebelum menentukan kontraktor kubah yang anda percaya, karena hal ini sangat penting sekali anda ketahui agar nantinya kubah yang akan anda pasang memiliki bahan ataupun struktur kerangka terbaik, dengan bahan besi terbaik dan kokoh.
2) Tenaga Kontraktor Kubah Masjid yang Profesional
Dalam pembuatan kubah masjid merupakan proses yang menuntut ketelitian dan kecermatan dari kontraktor kubah . Oleh karena itu kompetensi pengrajin sangatlah dibutuhkan dan sifatnya penting. Apabila seorang pengrajin tidak memiliki keterampilan yang mumpuni di bidang kerajinan kubah masjid maka diragukan kualitas dari kubah masjid. Dengan begitu, kita akan mengetahui keterampilan seorang pengrajin Kubah masjid ataupun Kontraktor Kubah Masjid yang sudah terampil,berpengalaman dan profesional dalam bekerja.
3) Harga Kubah Masjid Murah dan Terjamin Kualitasnya
Hal yang selanjutnya anda pertimbangkan adalah harga kubah masjid dengan kualitas terbaik, dimana dalam penentuan bahan,tim pemasang atau kontraktor kubah, dan harga kubah masjid perlu anda ketahui, dengan begitu anda akan mendapatkan semuanya dan kepuasan anda dalam merencanakan pembuatan kubah masjid yang kokoh,mewah dan bergaransi.

PEDOMAN MEMILIH MOTIF KUBAH MASJID
1) Kondisi Alam Sekitar
Dalam hal ini, keterkaitan antara kondisi alam dengan pemilihan motif kubah sangatlah erat jika dilihat dari sisi keindahan dan keserasiannya. Alam Indonesia sebagian besar didominasi oleh hutan akan menjadikan pemilihan kubah sebagai hal penting untuk membuat posisi masjid bisa diketahui dari jarak jauh. Seperti halnya dengan daerah pegunungan yang akan lebih baik jika anda memasang kubah pada sebuah masjid dengan memilih motif kubah yang didominasi warna hijau. Selain itu, jika sebuah masjid berlokasi di pesisir pantai, maka akan lebih baik jika anda memilih sebuah kubah masjid yang motifnya didominasi dengan warna putih.
2) Tradisi Warga Sekitar
Sebuah tradisi yang berkembang di wilayah setempat memberikan patokan bagi pihak masjid yang menginginkan untuk memilih motif kubah masjid. Bisa dikatakan bahwa setiap kelompok masyarakat memiliki kepercayaan masing-masing atas dilarangnya beberapa warna tertentu untuk diaplikasikan pada sebuah kubah. Perlu anda ketahui bahwa setiap daerah juga memiliki ciri khas tersendiri, sehingga pemilihan kubah bisa didasarkan atas nilai kekhasan daerah masing-masing.
3) Lakukan Konsultasi Dengan Pihak Terkait
Ketika anda ingin memutuskan untuk memilih motif kubah masjid, akan lebih baik jika anda mengkonsultasikannya dengan pihak terkait, apakah itu pihak masjid dengan melibatkan masyarakat sekitar atau juga pihak kontraktor yang akan membantu dalam menyelesaikan pengerjaan pemasangan kubah. Dengan melakukan konsultasi, maka anda akan menemukan motif kubah yang sesuai dengan desain arsitektur eksterior kubah tersebut.

KONTRAKTOR KUBAH MASJID DI SELURUH INDONESIA
Kontraktor Kubah Masjid di Aceh
Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie, Pidie Jaya, Simeulue, Banda Aceh, Langsa, Lhokseumawe, Sabang, Subulussalam

Kontraktor Kubah Masjid di Sumatera Utara
Asahan, Batubara, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Pakpak Bharat, Samosir, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba Samosir, Binjai, Gunungsitoli, Medan, Padangsidempuan, Pematangsiantar, Sibolga, Tanjungbalai, Tebing Tinggi

Kontraktor Kubah Masjid di Bengkulu
Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Kaur, Kepahiang, Lebong, Mukomuko, Rejang Lebong, Seluma, Bengkulu

Kontraktor Kubah Masjid di Jambi
Batanghari, Bungo, Kerinci, Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo, Jambi, Sungai Penuh

Kontraktor Kubah Masjid di Riau
Bengkalis, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak, Kepulauan Meranti, Dumai, Pekanbaru

Kontraktor Kubah Masjid di Sumatera Barat
Agam, Dharmasraya, Kepulauan Mentawai, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, Solok Selatan, Tanah Datar, Bukittinggi, Padang, Padangpanjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok

Kontraktor Kubah Masjid di Sumatera Selatan
Banyuasin, Empat Lawang, Lahat, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Lubuklinggau, Pagar Alam, Palembang, Prabumulih.

Kontraktor Kubah Masjid di Lampung
Lampung Barat, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Mesuji, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, Bandar Lampung, Metro

Kontraktor Kubah Masjid di Kepulauan Bangka Belitung
Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Belitung, Belitung Timur, Pangkal Pinang

Kontraktor Kubah Masjid di Kepulauan Riau
Bintan, Karimun, Kepulauan Anambas, Lingga, Natuna, Batam, Tanjung Pinang

Kontraktor Kubah Masjid di Banten
Tangerang, Serang, Lebak, Pandeglang, Tangerang, Serang, Cilegon, Tangerang Selatan

Kontraktor Kubah Masjid di Jawa Barat
Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, Tasikmalaya, Bandung, Banjar, Bekasi, Bogor, Cimahi, Cirebon, Depok, Sukabumi, Tasikmalaya

Kontraktor Kubah Masjid di DKI Jakarta
Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara

Kontraktor Kubah Masjid di Jawa Tengah
Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Kudus, Magelang, Pati, Pekalongan, Pemalang, Purwakarta, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Semarang, Sragen, Sukoharjo, Tegal, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, Magelang, Pekalongan, Salatiga, Semarang, Surakarta, Tegal, Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, Yogyakarta

Kontraktor Kubah Masjid di Jawa Timur
Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Batu, Blitar, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Surabaya

Kontraktor Kubah Masjid di Bali
Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Jembrana, Karangasem, Klungkung, Tabanan, Denpasar

Kontraktor Kubah Masjid di Nusa Tenggara barat NTB
Bima, Dompu, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima, Mataram

Kontraktor Kubah Masjid di Nusa Tenggara Timur NTT
Alor, Belu, Ende, Flores Timur, Kupang, Lembata, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sikka, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Kupang

Kontraktor Kubah Masjid di Kalimantan Barat
Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Pontianak, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, Pontianak, Singkawang

Kontraktor Kubah Masjid di Kalimantan Selatan
Balangan, Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Kotabaru, Tabalong, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Tapin, Banjarbaru, Banjarmasin

Kontraktor Kubah Masjid di Kalimantan Tengah
Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, Gunung Mas, Kapuas, Katingan, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Lamandau, Murung Raya, Pulang Pisau, Sukamara, Seruyan, Palangka Raya.

Kontraktor Kubah Masjid di Kalimantan Timur
Berau, Bulungan, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Malinau, Nunukan, Paser, Penajam Paser Utara, Tana Tidung, Balikpapan, Bontang, Samarinda, Tarakan

Kontraktor Kubah Masjid di Gorontalo
Boalemo, Bone Bolango, Gorontalo, Gorontalo Utara, Pohuwato, Gorontalo

Kontraktor Kubah Masjid di Sulawesi Selatan
Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Pinrang, Sidenreng Rappang, Sinjai, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara, Wajo, Makassar, Palopo, Parepare

Kontraktor Kubah Masjid di Sulawesi Tenggara
Bombana, Buton, Buton Utara, Kolaka, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Muna, Wakatobi, Bau-Bau, Kendari

Kontraktor Kubah Masjid di Sulawesi tengah
Banggai, Banggai Kepulauan, Buol, Donggala, Morowali, Parigi Moutong, Poso, Tojo Una-Una, Toli-Toli, Sigi, Palu

Kontraktor Kubah Masjid di Sulawesi Utara
Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Kepulauan Talaud, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Minahasa Utara, Bitung, Kotamobagu, Manado, Tomohon

Kontraktor Kubah Masjid di Sulawesi Barat
Majene, Mamasa, Mamuju, Mamuju Utara, Polewali Mandar

Kontraktor Kubah Masjid di Maluku
Buru, Buru Selatan, Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Ambon, Tual

Kontraktor Kubah Masjid di Maluku Utara
Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Halmahera Timur, Pulau Morotai, Ternate, Tidore Kepulauan
Kontraktor Kubah Masjid di Papua
Asmat, Biak Numfor, Boven Digoel, Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Jayapura, Jayawijaya, Keerom, Kepulauan Yapen, Lanny Jaya, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Mappi, Merauke, Mimika, Nabire, Nduga, Paniai, Pegunungan Bintang, Puncak, Puncak Jaya, Sarmi, Supiori, Tolikara, Waropen, Yahukimo, Yalimo, Jayapura

Kontraktor Kubah Masjid di Papua Barat
Fakfak, Kaimana, Manokwari, Maybrat, Raja Ampat, Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Sorong

Mihrab Masjid

Mihrab adalah bagian dari bangunan masjid atau mushalla yang biasanya digunakan sebagai tempat imam memimpin salat berjamaah. Mihrab juga bisa dimaksudkan tempat mendekatkan diri pada Allah SwT (memang berbentuk seperti yang disebutkan di atas/tempat imam memimpin Salat).

Mehrab-of-Masjid-e-Nabwi

 

Kata Mihrab yang terdapat di dalam AL-QUR’ANul Karim diantarannya ialah: 1. Mihrab siti Maryam RA, terdapat dalam surah 19/3/…(lupa…) ayat… 2. Mihrab Nabi Daud AS, terdapat dalam surah 38 ayat 21 3. Mihrab Nabi Sulaiman AS, terdapat dalam surah 34 ayat 13. pada kasus ini Mihrab disebutkan dalam bentuk jama’_”Mahaariib”/Candi-Candi (ruang dalamnya), hal ini diikuti oleh kata Tamatsiil yang berarti patung-patung/relief candi, Jifaani kal jawab yang berarti piring raksasa (maksudnya maqam/tempat duduk-berdiri saat beribadah), dan Quduurirraasiyaat yang bararti Periuk-periuk yang tetap (maksudnya stupa). Perlu dijelaskan disini, maksud dari candi-candi tersebut ialah murni tempat beribadah kepada Allah Swt (bukan aliran Budha), setelah lama termakan waktu, umat-umat yang harusnya menyembah Allah SwT malah mendistorsi sembahannya menjadi yang disembah oleh Budha-Budha sekarang ini, lalu lama-kelamaan menjadi Animisme. Hal ini mirip seperti kaum Kafir Mekkah, pada awalnya Nabi Ibrahim AS & Nabi Ismail AS membangun Ka’bah sebagai Kiblat untuk menyembah Allah SwT, setelah lama termakan waktu, mereka juga mendistorsinya dengan menambahkan patung-patung/berhala-berhala di atasnya/kemusyrikan, hal ini berakhir saat adanya Rosullulloh Muhammad SaW.

WALLAHUA’LAM BISHOWAB

adanya kaligrafi mihrab masjid sedikitpun tidak mengurangi kehusyuan dalam beribadah, kan tetapi keberadaan kaligrafi pada mihrab masjid/ mushola akan mempercantik bangunan masjid dan memberi kesan mewah, sehingga kita merasa lebih nyaman tuk berada di dalam masjid.

Tehnik pengerjaan hand made, dengan membuat pola langsung pada dinding masjid mengunakan cat acrylic emultion, dan goyangan-goyangan kuas secara manual yang dikerjakan langsung oleh para ahli yang memang berkecimpung di bidang pengerjaan kaligrafi masjid ini. Untuk tulisan kaligrafinya bisa dari Al-Qur’an maupun Al-Hadits sesuai yang anda minta, anda juga bisa memilih sendiri dari 7 jenis tulisan yang memang sangat ladzim di gunakan di Negara kita. Yaitu khot sulus, naskhi, farisi, diwani, diwani jail, riq’ah dan khufi.

BIAYA
Adapun biaya pengerjaan jasa kaligrafi bervariasi. Harga tergantung dari ukuran dan tingkat kerumitan motif atau konsep desain yang di inginkan, semakin rumit disaint juga akan memakan waktu yang lebih lama.

Harga di atas hanya untuk estimasi / perkiraan saja, untuk kepastian harga bisa di tentukan jika sudah ada kepastian dan ukuran dari pihak masjid, ataupun harga bisa di tentukan pada saat survey ke lokasi anda. Harga ini sudah termasuk biaya pengerjaan, peralatan, transportasi, dll. Kecuali pengadaan stegger/ scaffolding/ konstruksi merupakan tanggung jawab dari pihak masjid atau mushola (bukan tangung jawab kami).

Masjid Al Osmani Repost Wikipedia

Masjid Al-Osmani kecamatan Medan Labuhan - Medan Indonesia
Masjid Al-Osmani kecamatan Medan Labuhan – Medan Indonesia

Masjid Al-Osmani
Masjid Al-Osmani adalah sebuah masjid di Medan, Sumatera Utara. Masjid ini juga di kenal dengan sebutan Masjid Labuhan karena lokasinya yang berada di kecamatan Medan Labuhan. Masjid ini terletak di jalan K.L. Yos Sudarso Kel. Pekan Labuhan sekitar 20 kilometer sebelah utara Kota Medan. Di depan masjid ini ada sebuah sekolah yaitu sekolah YASPI (Yayasan Pendidikan Islam) dan tak jauh dari masjid ini disebelah YASPI ada sebuah pekong Lima Medan Labuhan dan di depan pekong tersebut ada sebuah jalan yang menuju ke pasar/pajak medan labuhan. ini adalah masjid tertua di kota Medan.

Masjid Al-Osmani dibangun pada 1854 oleh Raja Deli ketujuh, yakni Sultan Osman Perkasa Alam dengan menggunakan bahan kayu pilihan. Kemudian pada 1870 hingga 1872 masjid yang terbuat dari bahan kayu itu dibangun menjadi permanen oleh anak Sultan Osman, yakni Sultan Mahmud Perkasa Alam yang juga menjadi Raja Deli kedelapan.

Hingga kini, selain digunakan sebagai tempat beribadah, masjid itu juga dipakai sebagai tempat peringatan dan perayaan hari besar keagamaan dan tempat pemberangkatan menuju pemondokan jamaah haji yang berasal dari Medan utara. Di masjid ini juga terdapat lima makam raja deli yang dikuburkan yakni Tuanku Panglima Pasutan (Raja Deli IV), Tuanku Panglima Gandar Wahid (Raja Deli V), Sulthan Amaluddin Perkasa Alam (Raja Deli VI), Sultan Osman Perkasa Alam, dan Sulthan Mahmud Perkasa Alam.

Arsitektural
Ketika pertama kali dibangun pada tahun, ukuran Masjid Al-Osmani hanya 16 x 16 meter dengan material utama dari kayu.Pada tahun 1870, Sultan Deli VIII Mahmud Al Rasyid melakukan pemugaran besar-besaran terhadap bangunan masjid yang diarsiteki arsitek asal Jerman, GD Langereis. Selain dibangun secara permanen, dengan material dari Eropa dan Persia, ukurannya juga diperluas menjadi 26 x 26 meter. Renovasi itu selesai tahun 1872.

Beberapa kali pemugaran terhadap bangunan masjid ini telah dilaksanakan tanpa menghilangkan arsitektur asli yang merupakan perpaduan bangunan Timur Tengah, India, Spanyol, Melayu, dan China.Kombinasi arsitektur empat Negara itu misalnya pada pintu masjid berornamen China, ukiran bangunan bernuansa India, dan arsitektur bernuansa Eropa, dan ornamen-ornamennya bernuansa Timur Tengah. Rancangannya unik, bergaya India dengan kubah tembaga bersegi delapan. Kubah yang terbuat dari kuningan tersebut beratnya mencapai 2,5 ton

Interior Masjid Al-Osmani

Masjid Al-Osmani kecamatan Medan Labuhan - Medan Indonesia
Masjid Al-Osmani kecamatan Medan Labuhan – Medan Indonesia

Masjid Al-Osmani didominasi warna kuning, dengan warna kuning keemasan yang merupakan warna kebanggaan Suku Melayu, warna tersebut diartikan atau menunjukkan kemegahan dan kemuliaan. Kemudian dipadu dengan warna hijau yang filosofnya menunjukkan keislaman.

Berikut adalah daftar masjid besar yang ada di Sumatera Utara, Indonesia

Masjid Azizi Repost Wikipedia

Masjid Azizi di kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara Indonesia

Masjid Azizi
Masjid Azizi adalah masjid peninggalan Kesultanan Langkat yang berada di kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara yang merupakan ibukota kesultanan Langkat pada masa lalu. Masjid ini terletak di tepi jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Medan dengan Banda Aceh.

Mulai dibangun oleh Sultan Langkat Haji Musa pada tahun 1899, selesai dan diresmikan oleh putra dia, Sultan Abdul Aziz Djalil Rachmat Syah pada tanggal 13 Juni 1902M. Keindahan Masjid Azizi ini kemudian dijadikan rujukan pembangunan Masjid Zahir di Kedah, Malaysia, hingga kedua masjid tersebut memiliki kemiripan satu dengan yang lain.

Sejarah Masjid Azizi Langkat

Masjid Azizi di kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara Indonesia

Masjid Azizi berdiri di atas tanah seluas 18.000 meter persegi, Masjid Azizi dibangun atas anjuran Syekh Abdul Wahab Babussalam pada masa pemerintahan Sultan Musa al-Muazzamsyah. Mulai dibangun pada tahun 1320 H (1899M) atau setidaknya 149 tahun sejak Langkat resmi berdiri sebagai Kesultanan, namun Sultan Musa wafat sebelum pembangunan masjid selesari dilaksanakan. Pembangunan diteruskan oleh putranya yang bergelar Sultan Abdul Aziz Djalil Rachmat Syah (1897-1927) Sultan Langkat ke-7.

Rancangan masjid ditangani oleh seorang arsitek berkebangsaan Jerman, para pekerjanya banyak dari etnis Tionghoa dan masyarakat Langkat sendiri. Sedangkan bahan bangunan didatangkan dari Penang Malaysia dan Singapura dengan menggunakan kapal ke Tanjungpura. Pada masa itu sungai Batang Serangan masih berfungsi baik dan kapal-kapal dengan tonase 600 ton dapat melayarinya.

Masjid Azizi diresmikan sendiri oleh Sultan Abdul Aziz Djalil Rachmat Syah bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dan peringatan perubahan Kerajaan menjadi kesultanan Langkat pada tanggal 12 Rabiul Awal 1320H (13 Juni 1902 M) menghabiskan dana sekitar 200,000 Ringgit, dan dinamai masjid Azizi sesuai dengan nama Sultan Abdul Aziz Djalil Rachmat Syah.

Arsitektural
Masjid Azizi bercorak campuran Timur Tengah dan India dengan banyak kubah dengan daya tampung sekitar 2000 jemaah sekaligus. Bangunan induk berukuran 25 × 25 m dan tinggi ± 30 m. Ketiga sisi Masjid dilengkapi dengan serambi masing masing di sisi timur, utara dan selatan, masing masing serambi ini berhubungan langsung dengan koridor di tiga sisi masjid dan langsung menuju ke pintu masuk. Tiang serambi yang berdiri di sisi kiri dan kanannya berbentuk persegi delapan mirip menara dalam ukuran kecil dengan bagian ujungnya berbentuk kuncup bunga. Serambi dan teras masjid dilengkapi dengan pilar pilar dan lengkungan khas timur tengah dihias dengan kaligrafi, bentuk bentuk geometris dan ukiran floral.

Interior Masjid Azizi

Masjid Azizi di kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara Indonesia

Suasana Ruangan Masjid Azizi

Masjid Azizi di kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara Indonesia

Masjid Azizi di kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara Indonesia

Masjid Azizi di kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara Indonesia

Ruang utama masjid dindingnya empat persegi panjang berukuran 20 × 20 m. Lantai ruang utama tadinya berlapis keramik tetapi kini diganti dengan marmer, sisanya lantai keramiknya masih dapat dilihat di bagian tengah lantai ruang utama. Bagian dinding luar ruang utama dihiasi dengan kaligrafi al-Qur’an, hiasan geometris, dan floraral. Dinding bagian dalam ruang utama penuh dengan hiasan, sisi bawahnya dilapisi marmer, sedangkan sisi atasnya dihiasi kaligrafi al-Qur’an, bentuk geometris dan floral. Mihrab dan mimbar masjid Azizi terbuat dari marmer.

Menara masjid terletak di timur laut masjid dengan tinggi sekitar 60 meter. Bagian bawah menara dilengkapi sebuah pintu. Bagian kedua dihiasi dengan sebuah jendela lengkung pada setiap sisinya. Bagian atapnya berbentuk kubah dengan bulan di puncaknya. Secara keseluruhan arsitektural masjid Azizi ini memiliki beberapa kemiripan dengan masjid raya Al Mashun dan masjid Al Osmani di Medan, terutama pada rancang bangun kubahnya yang khas.

Festival Azizi
Setiap tahunnya diadakan Festival Azizi di masjid ini. Kegiatannya beragam, mulai dari lomba barzanzi, azan, marhaban, dan baca puisi. Festival tersebut diselenggarakan untuk memperingati wafatnya Tuan Guru Besilam Babussalam Syeikh Abdul Wahab Rokan, yang dikenal sebagai ulama penyebar Tariqat Naqsabandiah. Pengikutnya menyebar hingga ke Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, dan negara-negara Asia Tenggara. Festival bernuansa Islami itu sebenarnya tidak ada hubungannya dengan Masjid Azizi dan sejarahnya. Hanya karena bertempat di Masjid Azizi, maka disebut Festival Azizi.

Berikut adalah daftar masjid besar yang ada di Sumatera Utara, Indonesia

Masjid Raya Medan Repost Wikipedia

Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan, Indonesia
Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan, Indonesia

Sejarah Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan, Indonesia. Masjid ini dibangun pada tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909. Pada awal pendiriannya, masjid ini menyatu dengan kompleks istana. Gaya arsitekturnya khas Timur Tengah, India dan Spanyol. Masjid ini berbentuk segi delapan dan memiliki sayap di bagian selatan, timur, utara dan barat. Masjid Raya Medan ini merupakan saksi sejarah kehebatan Suku Melayu sang pemilik dari Kesultanan Deli (Kota Medan).

Sejarah pembangunan
Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam sebagai pemimpin Kesultanan Deli memulai pembangunan Masjid Raya Al Mashun pada tanggal 21 Agustus 1906 (1 Rajab 1324 H). Keseluruhan pembangunan rampung pada tanggal 10 September 1909 (25 Sya‘ban 1329 H) sekaligus digunakan yang ditandai dengan pelaksanaan sholat Jum’at pertama di masjid ini. Keseluruhan pembangunannya menghabiskan dana sebesar satu juta Gulden. Sultan memang sengaja membangun masjid kerajaan ini dengan megah, karena menurut prinsipnya hal itu lebih utama ketimbang kemegahan istananya sendiri, Istana Maimun. Pendanaan pembangunan masjid ini ditanggung sendiri oleh Sultan, namun konon Tjong A Fie, tokoh kota Medan dari etnis Tionghoa yang sezaman dengan Sultan Ma’mun Al Rasyid turut berkontribusi mendanai pembangunan masjid ini.

Arsitektural

Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan, Indonesia
Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan, Indonesia

Pada awalnya Masjid Raya Al Mashun dirancang oleh arsitek Belanda Van Erp yang juga merancang istana Maimun, namun kemudian prosesnya dikerjakan oleh JA Tingdeman. Van Erp ketika itu dipanggil ke pulau Jawa oleh pemerintah Hindia Belanda untuk bergabung dalam proses restorasi candi Borobudur di Jawa Tengah. Sebagian bahan bangunan diimpor antara lain: marmer untuk dekorasi diimpor dari Italia, Jerman dan kaca patri dari Cina dan lampu gantung langsung dari Perancis.

Interior Masjid Raya Medan

8 7869012768_7cce5fcf6c_b
JA Tingdeman, sang arsitek merancang masjid ini dengan denah simetris segi delapan dalam corak bangunan campuran Maroko, Eropa dan Melayu dan Timur Tengah. Denah yang persegi delapan ini menghasilkan ruang bagian dalam yang unik tidak seperti masjid-masjid kebanyakan. Empat penjuru masjid masing-masing diberi beranda dengan atap tinggi berkubah warna hitam, melengkapi kubah utama di atap bangunan utama masjid. Masing-masing beranda dilengkapi dengan pintu utama dan tangga hubung antara pelataran dengan lantai utama masjid yang ditinggikan, kecuali bangunan beranda di sisi mihrab.

Bangunan masjidnya terbagi menjadi ruang utama, tempat wudhu, gerbang masuk dan menara. Ruang utama, tempat sholat, berbentuk segi delapan tidak sama sisi. Pada sisi berhadapan lebih kecil, terdapat ‘beranda’ serambi kecil yang menempel dan menjorok keluar. Jendela-jendela yang mengelilingi pintu beranda terbuat dari kayu dengan kaca-kaca patri yang sangat berharga, sisa peninggalan Art Nouveau periode 1890-1914, yang dipadu dengan kesenian Islam. Seluruh ornamentasi di dalam masjid baik di dinding, plafon, tiang-tiang, dan permukaan lengkungan yang kaya dengan hiasan bunga dan tumbuh-tumbuhan. di depan masing-masing beranda terdapat tangga. Kemudian, segi delapan tadi, pada bagian luarnya tampil dengan empat gang pada keempat sisinya, yang mengelilingi ruang sholat utama.

Gang-gang ini punya deretan jendela-jendela tidak berdaun yang berbentuk lengkungan-lengkungan yang berdiri di atas balok. Baik beranda maupun jendela-jendela lengkung itu mengingatkan desain bangunan kerajaan-kerajaan Islam di Spanyol pada Abad Pertengahan. Sedangkan kubah masjid mengikuti model Turki, dengan bentuk yang patah-patah bersegi delapan. Kubah utama dikelilingi empat kubah lain di atas masing-masing beranda, dengan ukuran yang lebih kecil. Bentuk kubahnya mengingatkan kita pada Masjid Raya Banda Aceh. Di bagian dalam masjid, terdapat delapan pilar utama berdiameter 0,60 m yang menjulang tinggi untuk menyangga kubah utama pada bagian tengah. Adapun mihrab terbuat dari marmer dengan atap kubah runcing. Gerbang masjid ini berbentuk bujur sangkar beratap datar. Sedangkan menara masjid berhias paduan antara Mesir, Iran dan Arab.

Berikut adalah daftar masjid besar yang ada di Sumatera Utara, Indonesia