Ornamen Kaca

ORNAMEN KACA MASJID

kaca-patri-masjid

Dalam pembangunan masjid terkadang memilih Kaca Patri sebagai ornamen kaca jendela maupun hiasan untuk memperindah masjid secara detail. Harga Kaca Patri terjangkau untuk hasil lebih sempurna dan elegant. Motif Kaca Patri bisa dari desain yang disediakan ataupun memiliki desain tersendiri sesuai pesanan.

Berbeda dengan kaca hias ruang tamu, kaligrafi kaca masjid tentunya tidak boleh dibuat sembarangan karena akan digunakan untuk menghias rumah Allah. Perlu perhatian khusus dalam cara membuat kaligrafi kaca, terutama saat memilih motif kaca masjid. Desain yang digunakan haruslah indah dan bermakna, misalnya Asmaul Husna atau ayat-ayat dari Al-Quran.

Ada beberapa cara membuat kaligrafi kaca cermin yang bisa digunakan. Tentunya harga kaligrafi kaca yang dihasilkan akan berbeda tergantung teknik pembuatannya.
Salah satu teknik yang sering digunakan adalah teknik kaca patri. Pengrajin akan membuat kaligrafi dari pecahan kaca dan diberi rangka timah/kuningan. Cara tersebut akan dibahas lebih lanjut di artikel ini.
Selain teknik patri, ada juga pengrajin yang menggunakan teknik lukis sebagai cara membuat kaligrafi masjid. Jika Anda lebih penasaran dengan pembuatan kaligrafi dengan cara melukis kaca jendela, Anda bisa membacanya di artikel Proses Pembuatan Seni Lukis Kaca
Untuk Anda yang beragama Islam, pasti pernah pergi ke masjid dan melihat adanya pintu atau jendela kaca dengan motif-motif yang indah. Di Indonesia, kaca hias seperti kaca patri dan kaca inlay memang populer digunakan sebagai kaca masjid karena keindahannya. Sudah banyak masjid besar maupun kecil yang memilih mempercantik rumah Allah menggunakan hasil karya kerajinan seni kaca tersebut.
Kaligrafi dari Pecahan Kaca
kaca-patri
Cara membuat kaligrafi kaca (terutama untuk kaca jendela dan pintu masjid) memiliki tahap-tahapan yang kurang lebih sama, tidak peduli apapun proyeknya..
Cara Dasar Membuat Kaligrafi Masjid
Tahap pertama dari cara membuat kaligrafi kaca adalah pemilihan desain kaca masjid. Tahap ini adalah tahap yang penting dan harus mendapat perhatian khusus karena sangat berbeda dengan pembuatan kaca hias biasanya.
Memilih motif kaca masjid tidak boleh disamakan dengan model kaca patri untuk jendela biasanya. Agama Islam memiliki aturan khusus tentang karya seni.
Salah satu aturan yang utama adalah tidak diperbolehkan menggunakan gambar makhluk hidup seperti hewan dan manusia. Hal ini disebabkan gambar makhluk hidup dipercaya membuat malaikat enggan masuk ke tempat yang memajangnya.
Agama Islam juga tidak memperbolehkan menggambarkan nabi-nabi atau rasulnya. Tentu saja bertolak belakang dengan kaca patri gereja yang motif utamanya adalah adegan-adegan religius dari Alkitab.
Lalu motif seperti apa yang bisa digunakan sebagai kaca masjid?

kaca-motif-kaligafi-KC01-960x750

Harga Kaligrafi Kaca Masjid
Motif utama yang sering dipakai kaca masjid adalah kaligrafi, baik itu kaligrafi nama Allah, nama Nabi Muhammad, maupun ayat-ayat suci Al-Quran. Tidak hanya memperindah ruangan, tapi dipercaya bahwa memajang karya seni yang menuliskan ayat Al-Quran juga bernilai ibadah.
Motif dari gambar tanaman seperti rerumputan atau sulur-sulur tanaman yang dikomposisikan dengan cantik juga bisa digunakan. Tumbuhan adalah satu-satunya makhuk hidup yang boleh digambar dan digunakan secara bebas dalam Islam. Selain kaligrafi dan gambar tanaman, ada juga masjid yang lebih memilih bentuk-bentuk geometris yang kental dengan kesan Islam. Bentuk-bentuk tersebut biasa terlihat di bangunan-bangunan kuno arsitektur Timur Tengah. Corak tersebut malah sangat sesuai digunakan dalam masjid-masjid modern di Indonesia, sekaligus meningkatkan nilai seni dan keindahan masjid.
Apapun motif yang dipilih, pengrajin biasanya melanjutkan dengan membuat sketsa kasar. Penggunaan sketsa kasar ini memiliki banyak manfaat.
Contohnya jika ingin membuat motif kaligrafi, maka bisa dicoba dulu mencoret-coret desainnya di selembar kertas. Seperti apa gaya kaligrafi yang ingin digunakan, bagaimana huruf-hurufnya akan melengkung, bagaimana penataannya hurufnya, bagaimana komposisinya dengan ornamen penghias lainnya. Hal-hal seperti itu bisa dipertimbangkan dengan membuat sketsa kasar.
Proses Pembuatan Seni Lukis Kaca Masjid
Pembuatan sketsa kasar biasanya tidak membutuhkan banyak waktu. Setelah ada desain yang dianggap paling sesuai, desain tersebut akan dibuat ulang menjadi sketsa skala 1:1. Jadi ukuran kertas dan sketsanya akan sama persis dengan ukuran kaca yang diinginkan nantinya.
Dengan adanya sketsa dari desain yang telah ditentukan, pengrajin bisa mempersiapkan bahan-bahan pembuatan kaligrafi kaca. Ada banyak hal yang bisa dilakukan pada tahap ini, contohnya mulai dari membeli lembaran kaca sesuai warna yang dibutuhkan.
Pengrajin akan memotong lembaran kaca berdasarkan bentuk dan ukuran dari sketsa tadi. Inilah salah satu kegunaan adanya sketsa berskala 1:1, yaitu bisa digunakan sebagai pembanding saat kaca diproses.
Selain dipotong, tepian kaca juga bisa dikikir menggunakan gerinda sehingga tepinya miring. Hal ini akan dilakukan jika memang kaca hias yang diinginkan nantinya memerlukan kaca bevel.
Jika ingin ada bagian yang berwarna buram pada lembaran kaca hias, berarti pengrajin perlu memrosesnya dengan teknik grafir kaca terlebih dahulu. Bagian lembaran kaca tersebut akan ditembak menggunakan pasir kuarsa sehingga permukaannya tergores dan warnanya buram. Proses ini disebut sandblasting kaca.
Cara Membuat Kaligrafi Kaca Cermin
Cara membuat kaligrafi kaca yang dilakukan selanjutnya adalah menyusun bahan-bahan kaca tersebut sesuai pola sketsa. Kertas sketsa berskala 1:1 tadi akan dibentangkan dan ditempelkan dengan selotip atau lem di meja. Barulah potongan-potongan kaca disusun dengan panduan kertas sketsa.
Jika kaligrafi kaca masjid ingin dibuat memakai teknik kaca inlay, maka potongan-potongan kaca cukup ditempelkan menggunakan lem khusus.
Jika menggunakan teknik kaca patri, bahan kaca berbagai warna yang sudah diproses tadi satu per satu akan diletakkan pada posisinya dan dibingkai menggunakan batangan timah atau kuningan. Pembingkaian ini penting supaya potongan kaca tidak bergeser.
Setelah semua potongan kaca berada di posisinya dan sudah diberi bingkai, rangka timah/kuningan tadi akan dipatri terlebih dahulu. Pematrian ini berfungsi supaya kaca patri lebih kuat dan tidak akan bergerak walaupun dipindahkan.
Cara Melukis Kaca Jendela Masjid
Proses finishing adalah tahap terakhir dalam cara membuat kaligrafi kaca. Pengrajin akan melakukan pengecekan terakhir untuk melihat apakah masih ada bagian yang perlu diperbaiki.
Penggosokan dan pembersihan kaca juga penting untuk memastikan hasil karya yang akan dipajang sudah bersih dan mengilap. Bila ada bagian kaca yang buram dan perlu dibuat bening kembali, akan diolesi cairan cerium peroxide dan digosok dengan mata gerinda dari kain
Khusus untuk karya yang memakai teknik patri timah, pewarnaan rangka logam juga biasanya dilakukan di tahap finishing ini.
KESIMPULAN
Itulah tadi cara membuat kaligrafi kaca yang sering digunakan di tempat kami, Kaca Hias SELARAS. Jika sudah membaca artikel-artikel kami, Anda mungkin mendapati kemiripan dengan artikel Cara Membuat Kaca Patri yang sudah diterbitkan sebelumnya.
Untuk artikel berikutnya, kami tidak lagi membahas kaca hias sebagai kaca jendela atau pintu. Seni kaca hias memiliki beragam media kerajinan, misalnya kap lampu, gelas, kotak perhiasan, dan media-media lainnya. Untuk itu kami akan menulis tentang Cara Membuat Hiasan Kaca
Sekedar menambahkan, kami di Pengrajin Kaca Hias juga menawarkan jasa pembuatan dan jual kaca masjid. Harga kaca patri untuk jendela dan pintu masjid yang kami tawarkan dapat dinegosiasikan, tergantung seberapa besar dan seberapa rumit kaca hias yang Anda inginkan.
Pengunjung juga mencari:
stwykro4irfyqzwbbjkh
cara membuat kaligrafi kaca cermin
harga buat ornamen kaca masjid
kaca etsa kaligrafi masjid
kaca masjid
kaca mesjid
motif yang digunakan membuat kaligrafi
Categories Kaca Hias
Cara Melukis Kaca Jendela
Cara Membuat Hiasan dari Kaca
Leave a Comment
Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Kontraktor Spesialis Produsen Kubah Masjid Enamel Galvalume dan Space Frame 081217404799