Arsip Tag: masjid

Masjid Al Osmani Repost Wikipedia

Masjid Al-Osmani kecamatan Medan Labuhan - Medan Indonesia
Masjid Al-Osmani kecamatan Medan Labuhan – Medan Indonesia

Masjid Al-Osmani
Masjid Al-Osmani adalah sebuah masjid di Medan, Sumatera Utara. Masjid ini juga di kenal dengan sebutan Masjid Labuhan karena lokasinya yang berada di kecamatan Medan Labuhan. Masjid ini terletak di jalan K.L. Yos Sudarso Kel. Pekan Labuhan sekitar 20 kilometer sebelah utara Kota Medan. Di depan masjid ini ada sebuah sekolah yaitu sekolah YASPI (Yayasan Pendidikan Islam) dan tak jauh dari masjid ini disebelah YASPI ada sebuah pekong Lima Medan Labuhan dan di depan pekong tersebut ada sebuah jalan yang menuju ke pasar/pajak medan labuhan. ini adalah masjid tertua di kota Medan.

Masjid Al-Osmani dibangun pada 1854 oleh Raja Deli ketujuh, yakni Sultan Osman Perkasa Alam dengan menggunakan bahan kayu pilihan. Kemudian pada 1870 hingga 1872 masjid yang terbuat dari bahan kayu itu dibangun menjadi permanen oleh anak Sultan Osman, yakni Sultan Mahmud Perkasa Alam yang juga menjadi Raja Deli kedelapan.

Hingga kini, selain digunakan sebagai tempat beribadah, masjid itu juga dipakai sebagai tempat peringatan dan perayaan hari besar keagamaan dan tempat pemberangkatan menuju pemondokan jamaah haji yang berasal dari Medan utara. Di masjid ini juga terdapat lima makam raja deli yang dikuburkan yakni Tuanku Panglima Pasutan (Raja Deli IV), Tuanku Panglima Gandar Wahid (Raja Deli V), Sulthan Amaluddin Perkasa Alam (Raja Deli VI), Sultan Osman Perkasa Alam, dan Sulthan Mahmud Perkasa Alam.

Arsitektural
Ketika pertama kali dibangun pada tahun, ukuran Masjid Al-Osmani hanya 16 x 16 meter dengan material utama dari kayu.Pada tahun 1870, Sultan Deli VIII Mahmud Al Rasyid melakukan pemugaran besar-besaran terhadap bangunan masjid yang diarsiteki arsitek asal Jerman, GD Langereis. Selain dibangun secara permanen, dengan material dari Eropa dan Persia, ukurannya juga diperluas menjadi 26 x 26 meter. Renovasi itu selesai tahun 1872.

Beberapa kali pemugaran terhadap bangunan masjid ini telah dilaksanakan tanpa menghilangkan arsitektur asli yang merupakan perpaduan bangunan Timur Tengah, India, Spanyol, Melayu, dan China.Kombinasi arsitektur empat Negara itu misalnya pada pintu masjid berornamen China, ukiran bangunan bernuansa India, dan arsitektur bernuansa Eropa, dan ornamen-ornamennya bernuansa Timur Tengah. Rancangannya unik, bergaya India dengan kubah tembaga bersegi delapan. Kubah yang terbuat dari kuningan tersebut beratnya mencapai 2,5 ton

Interior Masjid Al-Osmani

Masjid Al-Osmani kecamatan Medan Labuhan - Medan Indonesia
Masjid Al-Osmani kecamatan Medan Labuhan – Medan Indonesia

Masjid Al-Osmani didominasi warna kuning, dengan warna kuning keemasan yang merupakan warna kebanggaan Suku Melayu, warna tersebut diartikan atau menunjukkan kemegahan dan kemuliaan. Kemudian dipadu dengan warna hijau yang filosofnya menunjukkan keislaman.

Berikut adalah daftar masjid besar yang ada di Sumatera Utara, Indonesia

Masjid Raya Medan Repost Wikipedia

Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan, Indonesia
Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan, Indonesia

Sejarah Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan, Indonesia. Masjid ini dibangun pada tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909. Pada awal pendiriannya, masjid ini menyatu dengan kompleks istana. Gaya arsitekturnya khas Timur Tengah, India dan Spanyol. Masjid ini berbentuk segi delapan dan memiliki sayap di bagian selatan, timur, utara dan barat. Masjid Raya Medan ini merupakan saksi sejarah kehebatan Suku Melayu sang pemilik dari Kesultanan Deli (Kota Medan).

Sejarah pembangunan
Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam sebagai pemimpin Kesultanan Deli memulai pembangunan Masjid Raya Al Mashun pada tanggal 21 Agustus 1906 (1 Rajab 1324 H). Keseluruhan pembangunan rampung pada tanggal 10 September 1909 (25 Sya‘ban 1329 H) sekaligus digunakan yang ditandai dengan pelaksanaan sholat Jum’at pertama di masjid ini. Keseluruhan pembangunannya menghabiskan dana sebesar satu juta Gulden. Sultan memang sengaja membangun masjid kerajaan ini dengan megah, karena menurut prinsipnya hal itu lebih utama ketimbang kemegahan istananya sendiri, Istana Maimun. Pendanaan pembangunan masjid ini ditanggung sendiri oleh Sultan, namun konon Tjong A Fie, tokoh kota Medan dari etnis Tionghoa yang sezaman dengan Sultan Ma’mun Al Rasyid turut berkontribusi mendanai pembangunan masjid ini.

Arsitektural

Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan, Indonesia
Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan, Indonesia

Pada awalnya Masjid Raya Al Mashun dirancang oleh arsitek Belanda Van Erp yang juga merancang istana Maimun, namun kemudian prosesnya dikerjakan oleh JA Tingdeman. Van Erp ketika itu dipanggil ke pulau Jawa oleh pemerintah Hindia Belanda untuk bergabung dalam proses restorasi candi Borobudur di Jawa Tengah. Sebagian bahan bangunan diimpor antara lain: marmer untuk dekorasi diimpor dari Italia, Jerman dan kaca patri dari Cina dan lampu gantung langsung dari Perancis.

Interior Masjid Raya Medan

8 7869012768_7cce5fcf6c_b
JA Tingdeman, sang arsitek merancang masjid ini dengan denah simetris segi delapan dalam corak bangunan campuran Maroko, Eropa dan Melayu dan Timur Tengah. Denah yang persegi delapan ini menghasilkan ruang bagian dalam yang unik tidak seperti masjid-masjid kebanyakan. Empat penjuru masjid masing-masing diberi beranda dengan atap tinggi berkubah warna hitam, melengkapi kubah utama di atap bangunan utama masjid. Masing-masing beranda dilengkapi dengan pintu utama dan tangga hubung antara pelataran dengan lantai utama masjid yang ditinggikan, kecuali bangunan beranda di sisi mihrab.

Bangunan masjidnya terbagi menjadi ruang utama, tempat wudhu, gerbang masuk dan menara. Ruang utama, tempat sholat, berbentuk segi delapan tidak sama sisi. Pada sisi berhadapan lebih kecil, terdapat ‘beranda’ serambi kecil yang menempel dan menjorok keluar. Jendela-jendela yang mengelilingi pintu beranda terbuat dari kayu dengan kaca-kaca patri yang sangat berharga, sisa peninggalan Art Nouveau periode 1890-1914, yang dipadu dengan kesenian Islam. Seluruh ornamentasi di dalam masjid baik di dinding, plafon, tiang-tiang, dan permukaan lengkungan yang kaya dengan hiasan bunga dan tumbuh-tumbuhan. di depan masing-masing beranda terdapat tangga. Kemudian, segi delapan tadi, pada bagian luarnya tampil dengan empat gang pada keempat sisinya, yang mengelilingi ruang sholat utama.

Gang-gang ini punya deretan jendela-jendela tidak berdaun yang berbentuk lengkungan-lengkungan yang berdiri di atas balok. Baik beranda maupun jendela-jendela lengkung itu mengingatkan desain bangunan kerajaan-kerajaan Islam di Spanyol pada Abad Pertengahan. Sedangkan kubah masjid mengikuti model Turki, dengan bentuk yang patah-patah bersegi delapan. Kubah utama dikelilingi empat kubah lain di atas masing-masing beranda, dengan ukuran yang lebih kecil. Bentuk kubahnya mengingatkan kita pada Masjid Raya Banda Aceh. Di bagian dalam masjid, terdapat delapan pilar utama berdiameter 0,60 m yang menjulang tinggi untuk menyangga kubah utama pada bagian tengah. Adapun mihrab terbuat dari marmer dengan atap kubah runcing. Gerbang masjid ini berbentuk bujur sangkar beratap datar. Sedangkan menara masjid berhias paduan antara Mesir, Iran dan Arab.

Berikut adalah daftar masjid besar yang ada di Sumatera Utara, Indonesia

KEUNGGULAN KUBAH MASJID PANEL GALVALUME

KEUNGGULAN KUBAH MASJID PANEL GALVALUM

Perkembangan arsitektur kubah masjid semakin pesat dan modern. dahulu kubah masjid identik dengan struktur beton yang berat dan butuh biaya perawatan ekstra.  Kini telah berkembang struktur kubah dengan rangka pipa yang lebih ringan. Biaya perawatan pun dapat ditekan karena penutup kubahnya menggunakan panel zincalume. Berikut keunggulan kubah masjid panel galvalum.

1. Struktur kubah lebih ringan dari kubah beton.

KUBAH MASJID ENAMEL BERKUALITAS DAN BERMUTU TINGGI

KUBAH MASJID ENAMEL BERKUALITAS DAN BERMUTU TINGGI

Kubah Masjid Enamel merupakan konstruksi atap yang memiliki berbagai macam jenis dengan berbagai teknik dan struktur. Salah satunya adalah struktur rangka pipa baja galvanis dengan finishing penutup atap galvalum maupun enamel. Struktur ini terbukti mampu bertahan di berbagai macam cuaca dengan biaya perawatan yang sangat murah.

Kubah Masjid Zadul Mu'ad Peurlak Aceh.
Kubah Masjid Zadul Mu’ad Peurlak Aceh.
Kubah Masjid Emas Krawangan Tembaga di Gresik, Jawa Timur.
Kubah Masjid Emas Krawangan Tembaga di Gresik, Jawa Timur.
Kubah Kantor Bupati Bima dengan diameter 10 m.
Kubah Kantor Bupati Bima dengan diameter 10 m.
Kubah Masjid Agung Pangkalanbun Kalimantan Tengah.
Kubah Masjid Agung Pangkalanbun Kalimantan Tengah.
Kubah Masjid Kantor Gubarnur NTB.
Kubah Masjid Kantor Gubarnur NTB.

1. MATERIAL RANGKA KUBAH MASJID ENAMEL

Rangka yang kami gunakan adalah pipa galvanis produksi Spindo yang terstandar dan terbukti tahan terhadap karat. Ukuran pipa yang kami gunakan menyesuaikan diameter dan tinggi kubah masjid enamel anda. Sehingga rangka kubah masjid enamel tidak terlalu berat namun mampu menahan beban struktur yang ada.

pipa galvanis spindo
pipa galvanis spindo

 

2. FABRIKASI RANGKA KUBAH MASJID ENAMEL

Fabrikasi rangka kubah masjid enamel dikerjakan oleh pekerja yang ahli di bidang konstruksi atap. Proses fabrikasi rangka kubah masjid enamel menggunakan material dan bahan yang berkualitas. Karena kami menerapkan standar mutu yang tinggi untuk setiap pekerjaan yang kami terima. Detail proses Fabrikasi rangka kubah masjid enamel dapat anda lihat di sini.

20140317_162016
Fabrikasi Rangka Kubah Enamel

3. ERECTION RANGKA KUBAH MASJID ENAMEL

Proses pemasangan rangka kubah masjid enamel ketika di lokasi dikerjakan sangat hati-hati dengan ketelitian tinggi agar rangka atap terpasang sempurna tanpa kendala yang berarti. Waktu pengerjaan erection rangka kubah enamel lebih cepat dengan perhitungan efisiensi biaya dan cuaca yang tidak bisa diprediksi. Proses erection dapat anda pelajari lebih mendalam di sini.

2.Rangka Kubah terpasang 100 persen
kubah rangka baja

 

UNTUK PEMESANAN SEGERA HUBUNGI KAMI

MARKETING : RIAN 081217404799

Erection Kubah Masjid Galvalume dan Steel Enamel

ERECTION KUBAH MASJID GALVALUME DAN STEEL ENAMEL

 

1.Erection Rangka Kubah Diameter 19 meteran
erection kubah

Pemasangan Rangka  Kubah masjid  diameter gede DENGAN Metode Cepat Tanpa scafolding Aman Dan Praktis.

2.Rangka Kubah Terpasang 100 Persen
Rangka Kubah Terpasang 100 Persen

Pemasangan Rangka Pendukung Atap Kubah masjid baja enamel Dan Rangka Pendukung plafond kalsiboard.

Lanjutkan membaca Erection Kubah Masjid Galvalume dan Steel Enamel

Kubah Masjid Warna Warni Bahan Besi Finishing Enamel Teflon ( Maspion dan Kedawung )

KUBAH MASJID WARNA WARNI BAHAN BESI FINISHING ENAMEL TEFLON (MASPION DAN KEDAWUNG)

Kubah masjid warna-warni ada yang berbahan galvalume / zincalume dan ada yang berbahan besi (baja) finishing teflon enamel.

Kubah Warna Warni Bahan Besi Finishing Enamel Teflon
Kubah Warna Warni Bahan Besi Finishing Enamel Teflon

Dalam masalah pengecatan kami bekerja sama dengan ahlinya dengan pengovenan yang memiliki Suhu diatas 820 derajat celcius dengan PT MASPION dan PT KEDAWUNG. Dalam masalah warna sangatlah menjadi prioritas untuk menjaga Kwalitas Dan Jaminan Kekuatan Warna tersebut.

Kubah Warna Warni Bahan 1
Kubah Masjid Muara Jawa Kalimantan Timur

Untuk review tampilan pada Atap Kubah sangatlah menarik dengan motif warna-warni yang terlihat indah jika terkena sinar matahari.

Kubah Warna Warni Bahan 2
Kubah Masjid Besar di Bintan

Lanjutkan membaca Kubah Masjid Warna Warni Bahan Besi Finishing Enamel Teflon ( Maspion dan Kedawung )